?Saat ini terjadi fenomena yang memprihatinkan bagi dunia pendidikan yaitu makin banyaknya pelajar yang berprilaku menyimpang dari aturan nilai norma dan etika yang berlaku.
Saat ini masih banyaknya pelajar yang ketagihan bermain game yang membuat otak mereka susah berpikir/buntu, sulit menerima pelajaran, impulsif, mudah frustasi, dan mudah depresi.
Yang lebih memperhatinkan lagi masih banyak pelajar yang masih menyimpan video/gambar yang tidak senonoh di handphone mereka dan bahkan yang lebih parah lagi masih ada siswa/siswi yang menjadi pelaku video/gambar tidak senonoh tersebut.
Guna membangkitkan kembali syaraf-syaraf otak pelajar agar mereka mendapatkan kembali semangatmya dalam belajar serta mengubah perilaku para pelajar agar lebih positif. Untuk itu, Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau bekerjasama dengan SMA N 2 Tanjungpinang menggelar Kegiatan Personal Power Neuro Linguistik Programming (NLP) di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (9/11).
Dalam Sambutannya, Dewi Kumalasari Ansar yang menjabat sebagai Ketua BKMT Kepri itu menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pendidikan Kepri dan SMA N 2 Tanjungpinang atas terselenggarakanya kegiatan ini, mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita dapat bersama-sama menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan selama ini," imbuhnya.
Dewi Ansar mengatakan bahwa NLP adalah kegiatan yang sangat baik bagi para pelajar, NLP juga bertujuan untuk membangkitkan sel-sel syaraf otak yang selama ini tertidur yang diakibatkan oleh berbagai faktor.
"Untuk itu dari kegiatan ini, saya berharap kepada siswa/siswi untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius, saya yakini siswa/siswi yang membangunkan kembali sel-sel syaraf otak yang tertidur selama ini kedepannya siswa/siswi pasti mendapatkan kembali semangatmya dalam belajar dan berprestasi dalam belajar," harapnya.
Selanjutnya, Dewi Ansar berkomitmen mulai hari dan seterusnya BKMT Kepri akan terus mendukung program pemerintah dan terus berupaya untuk mendorong kemajuan dunia pendidikan di Kepri.
Sebagai contoh saat ini melalui kerjasama dengan SMA N 2 Tanjungpinang, BKMT Kepri mendukung diadakannya progam NLP di Kepri, karena dengan diadakan kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi para pelajar di Kepri.
"Saya mengharapkan kedepannya kegiatan seperti ini bukan hanya untuk siswa/siswi SMA N 2 Tanjungpinang saja, tapi kedepannya kegiatan tersebut bisa dilaksanakan secara meluas untuk siswa/siswi se-Kepri," ungkapnya.
Terakhir, Dewi Ansar berpesan kepada siswa/siswi yang hadir besok kami akan menyambut Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2022, mari kalian jadikan Hari Pahlawan ini sebagai momentum yang baik untuk berubah, karena kalian semua adalah generasi penerus bangsa.
"Renungkanlah bahwa untuk menjadi pahlawan tidak harus berjuang dengan tombak dan bambu runcing, tapi kalian juga akan mampu menjadi pahlawan manakalah kalian berjuang di dunia pendidikan dengan penuh prestasi. Kejarlah mimpimu setinggi mungkin, persembahkan yang terbaik untuk kedua orangtuamu serta bangsa dan Negara kita," pesannya.
Pada kegiatan ini juga Dewi Ansar yang juga sebagai Ibu Penggerak IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) Kepri mengukuhkan 2 perwakilan Bestie Pemulihan, dimana program Bestie Pemulihan ini digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang bertujuan untuk membantu para sahabat para pelajar disekitar agar terhindar dari bahaya penggunaan narkoba dan perilaku-perilaku negatif lainnya.