Jadikan Olahan Kelompok, Pasarkan Keluar Lingga

18 Feb 2021, 15:29 WIB Artikel 379 Kali Dibaca
Jadikan Olahan Kelompok, Pasarkan Keluar Lingga

Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar menyarankan agar produk-produk olahan dari Lingga bisa dipasarkan ke luar daerah. Untuk menjadi produk yang banyak, kegiatan ini bisa menjadi olahan kelompok masyarakat.

“Rasanya enak. Kemasannya bagus, tinggal urus izin-izinnya saja, agar bisa dipasarkan ke luar Lingga,” kata Dewi, di Daik, Lingga, Sabtu (26/3).

Dewi senang dengan kreativitas masyarakat yang memanfaatkan tanaman sekitar untuk produk yang bernilai ekonomi. Seperti olahan minuman jahe yang diracik oleh Kepala Desa (Kades) Bukit Langkap, Darmin.

“Produknya keren ini, coba liat, kemasannya bagus juga. Mantap lagi rasanya, kreatif Pak Kadesnya,” sebut Dewi yang memperlihatkan gelas minumannya habis dalam kegiatan silaturahmi bersama masyarakat, yang turut didampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Lingga,
Maratusoliha M Nizar.

Dewi juga mengapresiasi dengan minuman jahe itu dibuat sendiri oleh Kades tersebut menjadi serbuk. Sehingga dapat diminum dengan mudah.

“Segar minumannya, ayo cobain juga, sangat bagus buat meningkatkan imunitas,” ajak Dewi untuk mencoba.

Sebelum berbincang-bincang bersama masyarakat desa sekitar, Istri Gubernur Kepri, Ansar Ahmad itu juga berkesempatan melihat secara langsung proses penggilingan gabah.

Dewi beserta rombongan juga menikmati hidangan makanan seperti kacang rebus, jagung rebus, serta pisang rebus.

Kades Bukit Langkap, Darmin yang diwawancarai, menjelaskan ide membuat serbuk minuman jahe tersebut.

“Saya pernah ikuti kegiatan, dan diperlihatkan minuman jahe merah bentuk serbuk dalam kemasan. Dari situ saya belajar dan mencobanya,” sebutnya awal mula berfikir membuat serbuk minuman jahe.

Darmin juga menjelaskan, bahan yang dibutuhkan dan proses pembuatannya tidaklah sulit. Proses pengkristalan menjadi serbuk itu hanya makan waktu 2 jam aja.

“Prosesnya, hanya blender, dan diambil saripati ekstraknya, lalu dimasak dengan air mendidih. Dicampur gula pasir juga,” sebutnya menceritakan singkat proses pembuatannya.

Sumber : humas.kepriprov.go.id

loader